Pemalang , Suara-abadi.com— Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara dan perayaan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap sesama. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Aliansi Wartawan Pantura Bersatu (AWPB) menggelar kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan santunan kepada 81 anak-anak istimewa.
Kegiatan penuh kepedulian tersebut dilaksanakan di dua lokasi, yakni Desa Ketapang dan Pondok Pesantren Printis Komariyah, Dukuh Karangsuci, Desa Penggarit, Kecamatan Pemalang.
Sebelumnya, kegiatan sosial telah dilaksanakan di Desa Ketapang melalui kolaborasi bersama Karang Taruna Desa Ketapang. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan di Pondok Pesantren Printis Komariyah yang berada di bawah asuhan Kyai Timbul Purnomo.
Ketua AWPB menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan tersebut. Menurutnya, kebahagiaan terbesar dalam kegiatan ini bukan hanya dapat berbagi santunan, tetapi juga mendapatkan doa langsung dari anak-anak istimewa dan santri Pondok Pesantren Printis Komariyah.
“Alhamdulillah, dalam rangka memperingati Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, kami bersama sejumlah pihak menggelar bakti sosial dengan menyerahkan santunan kepada 81 anak-anak istimewa. Hadiah istimewa bagi kami adalah ketika kami didoakan langsung oleh anak-anak istimewa dan santri Pondok Pesantren Printis Komariyah pimpinan Kyai Timbul Purnomo,” ungkap Ketua AWPB.
Dalam kesempatan tersebut, AWPB menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan menyukseskan kegiatan bakti sosial ini, di antaranya keluarga besar Aliansi Wartawan Pantura Bersatu (AWPB), Polres Pemalang yang turut memberikan dukungan dan suport terhadap kegiatan ini, Pengacara Dr. Imam Subiyanto, SH., MH., Wakil Ketua DPRD Pemalang, Ketua SAPMA Pemalang, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi.
Perwakilan Pengasuh Pondok Pesantren Printis Komariyah, Kyai Timbul Purnomo, melalui salah satu ustadz menyampaikan apresiasi serta doa atas kepedulian yang diberikan kepada para santri dan anak-anak istimewa.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa nilai kemerdekaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata, kepedulian sosial, dan berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang membutuhkan.
AWPB berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dan tidak hanya menjadi kegiatan di bulan kemerdekaan, tetapi menjadi bagian dari gerakan kepedulian terhadap sesama.












