Masyarakat Mengeluh, Peredaran Obat Ilegal Golongan G di Pemalang Masih Bebas Terang-terangan Meski Sudah Diadukan ke Pemerintah Daerah

suaraabadi10

PEMALANG,Suara Abadi.com– Peredaran obat keras ilegal golongan G, khususnya jenis Eximer dan Tramadol, di wilayah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, kian mencapai titik yang mengkhawatirkan. Meskipun perwakilan masyarakat dan elemen sipil telah melayangkan aduan serta menyuarakan keresahan ini langsung kepada Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pemalang, aktivitas jual beli barang haram tersebut terpantau masih beroperasi secara terbuka dan terang-terangan di tengah pemukiman warga.(5/9/26)

Kekecewaan mendalam diungkapkan dari berbagai lapisan masyarakat. Warga menilai, lambatnya respons dan tindakan nyata dari pemerintah daerah serta aparat penegak hukum setempat seolah memberikan ruang bagi para pengedar untuk terus merusak masa depan generasi muda di Pemalang. Salah satu tokoh pemuda pemalang Regiyanto sangat menyayangkan aktivitas ilegal ini masih berjalan kasat mata di Pemalang, padahal jeritan masyarakat sudah disampaikan.

Oleh karena itu, momentum pergantian kepemimpinan di kepolisian harus menjadi titik balik. Kami berharap Kapolres Pemalang yang baru, AKBP Anggaito Hadi Prabowo, untuk bergerak berani, tegas, dan tanpa kompromi dalam memberantas serta menangkap jaringan pengedar obat keras ilegal secara permanen ini hingga ke akarnya,” uar Regiyanto.

Efek samping dari konsumsi obat keras secara sembarangan tidak hanya merusak kesehatan mental fisik remaja, namun secara nyata memicu meningkatnya angka kriminalitas jalanan dan tawuran antar-pemuda.

Harapan besar pada ketegasan Polres Pemalang di bawah kepemimpinan yang baru untuk segera melakukan operasi pembersihan berskala besar. Komitmen nyata dari Plt. Bupati Pemalang dalam menginstruksikan jajaran Satpol PP guna menyisir lapak-lapak maupun tempat yang kedapatan menjual obat-obatan ini juga sangat dinantikan demi mengembalikan situasi Pemalang yang aman dan kondusif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *