PEMALANG,Suara-abadi.com — Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades) Panjunan, Triswanto, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Desa Panjunan terkait pemasangan baliho pencalonannya yang sempat menuai perhatian warga.
Melalui pernyataan resmi, Triswanto bersama keluarga menyampaikan permohonan maaf apabila keberadaan baliho tersebut belum berkenan bagi sebagian masyarakat. Ia menegaskan bahwa pemasangan baliho tersebut tidak memiliki maksud untuk menimbulkan perpecahan maupun permusuhan.
” Saya tidak bermaksud melukai atau menebar permusuhan. Saya hanya berikhtiar dengan tulus memperkenalkan diri sejak awal adanya pemilihan kepala desa dan ingin memajukan Desa Panjunan sebagai awal pengabdian untuk melayani, mengayomi, serta melindungi warga,” ujar Triswanto dalam keterangannya.
Triswanto juga mengungkapkan rasa prihatin setelah mengetahui adanya dugaan perusakan terhadap baliho yang menampilkan dirinya bersama sang istri.
“Saya sangat bersedih melihat adanya perusakan baliho saya bersama istri saya,” ungkapnya.
Meski demikian, Triswanto menegaskan bahwa kejadian tersebut tidak menyurutkan niatnya untuk mengikuti kontestasi Pemilihan Kepala Desa Panjunan. Ia menyatakan tetap akan melanjutkan langkahnya dengan semangat membangun desa.
“Insyaallah saya akan tetap maju sebagai bakal calon kepala desa dan siap jiwa raga untuk melayani warga Desa Panjunan yang saya cintai,” tegasnya.
Triswanto berharap seluruh tahapan pemilihan kepala desa dapat berjalan dengan aman, damai, dan tetap menjaga persaudaraan antarwarga.
Ia juga mengajak masyarakat Desa Panjunan untuk bersama-sama menjaga kondusivitas serta mengedepankan nilai kebersamaan dalam menghadapi pesta demokrasi tingkat desa.












